GagasMedia.Com

Komunitas Penulis Indonesia, Publish Tulisan atau Opini Anda Disini !
Random Image

Resep Nusantara


Archive for the ‘Kesehatan’


Tips Menjadi Pasien Bawel

AddThis Social Bookmark Button apply.web.id Lintas Beritakan

Bawel yang saya maksud di sini adalah banyak bertanya. Menurut pepatah, malu bertanya sesat di jalan. Semakin enggan pasien bertanya, dan semakin sedikit kepedulian dokter untuk mendidik pasiennya, maka semakin tersesatlah si pasien di dunia kesehatan. Jelas2 pasien itu yg rugi.

Berdasarkan pengalaman pribadi dan cerita2 orang2 di sekitar saya, saya melihat ada beberapa masalah seputar kesehatan masyarakat dan hubungan dokter-pasien di Indonesia. 

Pertama, pasien tidak cukup mengerti penyakit yang dideritanya. Yang dia tahu adalah dia punya penyakit gula. Kalau kadar gula terlalu tinggi tidak baik, terlalu rendah juga tidak baik. Dia tahu pantangan2nya. Dan dia mengerti gejala2 yang dirasakan jika kadar gula tidak dalam batas normal. Tapi batas nominalnya berapa kemungkinan dia tidak tahu, entah tidak mau tahu atau merasa yg penting dokter tahu. Dalam banyak kondisi kesehatan, pasien menyerahkan masalahnya sepenuhnya kepada dokter, ini sudah menjadi kebiasaan masyarakat kita.

Kedua, seberapa kepedulian dokter pada kesehatan pasiennya, bisa dipertanyakan. Dokter, seperti juga kebanyakan pasien, merasa hanya dialah yang perlu tahu kondisi si pasien. Tidak jarang, saya menemukan dokter yang tidak banyak bicara, tidak banyak bertanya. Dengan sedikit informasi dari pasien, sedikit periksa (bahkan kadang tanpa menyentuh pasien), dia bisa menulis resep. Kalau tidak ditanya untuk apa obat2 itu, pasien tidak akan tahu obat2 apa saja yang diberikan padanya. Tidak jarang saya menemukan dokter memberi resep obat untuk gejala yang tidak saya alami. Melihat ini, saya jadi meragukan apa tujuan pelayanannya. Apalagi melihat antrean representatif dari perusahaan2 obat yang dengan setia menanti giliran ketemu sang dokter.

Masalah ketiga, yang diturunkan dari kedua masalah di atas adalah minimnya komunikasi antara pasien dan dokter. Sang pasien merasa dokter maha tahu dan dirinya hanyalah orang yang tidak (perlu) mengerti apa2. Sang dokter pun seringkali berpendapat sama, dia tidak merasa perlu menjelaskan apa2 kepada pasien, dan kalau ditanya dijawab sekenanya. Dalam hitungan menit pasien dipersilahkan keluar dengan resep obat di tangan. Alhasil di akhir konsultasi si pasien tidak lebih mengerti tentang kondisi kesehatannya.

Tentunya yang paling dirugikan dalam hubungan dokter-pasien seperti ini adalah sang pasien. Bagaimana tidak, dia kan yang sakit, yang merasakan penderitaan, dan yang harus keluar uang juga. Apa jadinya kalau ternyata uang yang dikeluarkan ternyata tidak meringankan penderitaannya? Karena itu sangatlah aneh jika pasien tidak mau mempelajari kondisi kesehatannya sendiri.

Karena itu, saya ingin memberi sedikit tips untuk sesama orang awam yg bukan praktisi kesehatan untuk belajar, setidaknya masalah kesehatan sendiri dan orang2 yg kita sayangi:

1. Sewaktu pemeriksaan, dokter tentu akan menanyakan gejala2 yang diderita. Tanyakan pada dokter, kira2 apa yang menyebabkan gejala2 seperti itu. Jawaban dokter mungkin mengira2 karena dokter kan bukan Tuhan ya, jadi mungkin tidak selalu bisa menjawab dengan pasti. Tapi setidaknya melalui tanya jawab spt itu, Anda bisa belajar sedikit tentang tubuh Anda dan cara kerjanya. Sesudah pemeriksaan, tanyakan pada dokter kira2 apa diagnosanya, apa penyebabnya, dan apa yang harus Anda lakukan untuk menghindari masalah yang sama (pola makan, gaya hidup, dll). Yg utama dari langkah ini adalah, Anda harus keluar dari ruang dokter dengan pengetahuan lebih mengenai kondisi Anda dibandingkan sewaktu Anda masuk.

2. Jika dokter menulis resep, tanyakan obat2 apa saja yg diberikan. Jika ada yang Anda rasa tidak perlu, Anda bisa bilang, misalnya, “Dok, obat penahan rasa sakit ga perlu dok, ga terlalu mengganggu kok.” Atau, “Obat turun panasnya di rumah masih ada, Dok, pake yg itu aja.” Dokter tentunya mengerti Anda ingin berhemat. Selain itu, bisa Anda tanyakan juga efek samping dari obat2 yg diresepkan, yang mana yg harus dihabiskan, dan pantangan2 lain. Jika Anda enggan menanyakan perihal obat2an ini pada dokter, Anda bisa konsultasi dengan apoteker sebelum menebus obat.

3. Untuk obat2an, pasti di rumah kita masing2 ada setumpuk obat2an misterius karena dari apotik seringkali tidak ditulis apa namanya, apa fungsinya, kapan tanggal kadaluwarsanya. Lain kali mintalah informasi tersebut. Jika perlu sisipkan sendiri kertas kecil bersih dengan informasi tersebut ke dalam kantong obat, jadi jika ada sisanya, sekali waktu Anda perlu, Anda tidak perlu beli lagi di apotik. Kenali obat2an yang Anda miliki di rumah.

4. Jika Anda menjalani rawat inap, seringkali dokter yang memeriksa datang dan pergi begitu cepat. Lain kali persiapkan pertanyaan2 agar Anda bisa “mencegatnya” dan mendapat informasi perkembangan kesehatan Anda. Suster2 juga seringkali punya cukup pengetahuan untuk memberi penjelasan pada Anda, tapi sekali lagi Anda harus bertanya. Begitu juga dengan obat2an, infus, dan lain2.

5. Jika Anda diminta memeriksakan darah ke laboratorium, rontgen atau scan2 lain ke bagian radiologi, hasil pemeriksaan adalah hak Anda. Pihak klinik atau rumah sakit mungkin akan menyimpannya dalam berkas kesehatan Anda, hal ini tidak masalah. Tapi sewaktu Anda mengambil hasil2 tersebut, Anda boleh melihatnya sebelum ke dokter. Seringkali hasil2 tersebut dilampirkan surat dari pihak lab atau radiologi yang menyatakan adanya kelainan atau tidak. Untuk tes darah, ada kolom hasil tes, dan ada kolom nilai normal. Dari situ Anda bisa melihat kondisi Anda seperti apa, dan ini bisa Anda tanyakan kepada dokter, misalnya “dok, yg ini keliatan angka saya di bawah normal. Artinya apa, dok?” Tes lab lain dan radiologi, surat lampiran biasa mencantumkan ringkasan hasil, ini pun bisa Anda tanyakan ke dokter apa maksudnya dan adalah kewajiban dokter untuk menjelaskan kepada Anda.

6. Jika pelayanan satu dokter tidak memuaskan bagi Anda, jangan ragu mencari dokter lain. Dokter kan juga manusia, bisa salah, bisa ngawur, bisa juga benar. Jika Anda ragu, carilah pendapat dokter lain. Jika sudah ada dokter yang Anda cocok, usahakan tidak pindah2 lagi, karena dokter itu mungkin sudah lebih mengerti dengan kondisi Anda dibandingkan dokter2 lain.

Demikian sedikit tips dari saya, mudah2an membantu Anda. Jika Anda punya teman, tetangga, karyawan yang kurang mampu, ajarkan juga tips2 ini, karena merekalah yang seringkali kesulitan jika mereka atau anggota keluarga mereka sakit. Dana kesehatan mereka sangat terbatas, karena itu akan sangat membantu jika dana itu dapat digunakan seefisien mungkin.  Tentunya dalam tulisan ini saya tidak ingin mendiskreditkan profesionalisme para dokter.  Banyak dokter2 yg bagus dan sangat peduli pada pasiennya.  Justru dari dokter2 yg profesional-lah saya merasa banyak belajar bagaimana menjadi pasien yang baik.

PENYAKIT CANCER, UPDATE DARI RUMAH SAKIT JOHNS HOPKINS

AddThis Social Bookmark Button apply.web.id Lintas Beritakan

SETELAH BERTAHUN2 MENGATAKAN PADA KHALAYAK BAHWA KEMOTERAPI ADALAH CARA SATU2NYA UNTUK MENCOBA (KATA    KUNCI:MENCOBA) DAN MENGHILANGKAN PENYAKIT CANCER, JOHN HOPKINS AKHIRNNYA MULAI MENGATAKAN: “ADA CARA ALTERNATIF”.

Update dari John Hopkins:

  1. Tiap orang mempunyai sel kanker. Sel kanker ini tidak tampak dalam pemeriksaan standar sampai sel2 ini berkembang biak  hingga berjuta jumlah nya. Pada saat dokter memberitahu pasien bahwa “tidak ada sel kanker lagi” setelah menjalani   pengobatan, itu artinya pemeriksaan yang dilakukan sudah tidak dapat mendeteksi sel2 cancer karena sel2 tersebut sudah   berada di bawah ukuran/jumlah yang dapat terdeteksi
  2. Sel cancer tumbuh antara 6 sampai lebih dari 10 kali dalam jangka waktu hidup manusia.
  3. Pada saat kekebalan tubuh seseorang tinggi, sel2 cancer akan dihancurkan dan dicegah sehingga tidak dapat bertambah   banyak dan membentuk tumor.
  4. Pada saat seseorang menderita cancer ini menunjukkan bahwa orang tersebut mengalami beberapa kekurangan nutrisi. Ini  dapat terjadi karena faktor genetika, lingkungan, makanan dan cara hidup.
  5. Untuk menanggulangi kekurangan nutrisi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh dapat ditempuh dengan merubah diet  (cara makan) dan menambahkan asupan suplemen.
  6. Kemoterapi, meracuni sel cancer yang bertumbuh cepat, tapi pada saat yang sama juga menghancurkan pertumbuhan sel sehat dalam tulang sumsum,gastro-intestinal tracts (saluran pencernaan) dll, dan dapat menyebabkan kerusakan pada  organ2 lain, seperti hati, ginjal, jantung, paru2 dll.
  7. Sedangkan radiasi, bersamaan dengan fungsinya yang menghancurkan sel cancer, juga menyebabkan luka bakar, meninggalkan bekas luka, dan merusak sel, tissues, dan organ yang sehat.
  8. Perawatan dini dengan kemoterapi dan radiasi dapat mengurangi ukuran tumor. Namun penerapan kemoterapi dan radiasi yang berkepanjangan tidak akan menghasilkan pengurangan tumor lebih lanjut.
  9. Pada saat tubuh menanggung beban racun yang berlebihan dari kemoterapi dan radiasi, sistem kekebalan tubuh akan terancam atau hancur, karena itulah  seseorang akan mengalami berbagai macam infeksi dan komplikasi.
  10. Kemoterapi dan radiasi dapat menyebabkan sel kanker bermutasi dan menjadi tahan dan sulit untuk dihancurkan. Operasi juga dapat menyebabkan sel cancer menyebar ke tempat2 lainnya.
  11. Cara efektif untuk melawan cancer adalah dengan membuatnya kelaparan, yaitu dengan cara tidak memberikan makanan yg dibutuhkan dalam sel untuk dapat berkembang biak 

SEL CANCER MEMAKAN:

  • Gula. Dengan meniadakan gula dalam asupan makanan itu berarti menghilangkan makanan utama sel cancer. Pengganti   gula seperti NutraSweet, Equal, Spoonful, dll dibuat dari Aspartame, dan ini berbahaya. Pengganti yang lebih natural yaitu  madu Manuka atau molasses, tapi dalam jumlah yang sedikit. Garam meja mengandung bahan kimia tambahan untuk  menjadikannya putih. Alternatif yang lebih baik yaitu Bragg’s aminos atau garam laut.
  • Susu menyebabkan tubuh menghasilkan mucus, terutama di dalam gastro-intestinal tract (saluran pencernaan). Mucus juga  makanan sel kanker. Dengan meniadakan susu dan menggantikannya dengan susu kedelai (tanpa gula) sel-sel cancer akan  kelaparan.
  • Sel2 cancer berkembang dengan baik di lingkungan yang tinggi asam. Dietari yang berbasis daging sangat tinggi kadar asamnya. Oleh karena itu lebih baik mengkonsumsi ikan, sedikit ayam daripada sapi atau babi. Daging juga mengandung  antibiotic, hormon tambahan dan parasit2 untuk peternakan. Kesemuanya ini sangat berbahaya, terutama untuk penderita cancer.
  • Dietari yang 80% berbasis sayuran segar dan sarinya (jus), whole grain , kacang2an dan sedikit buah akan membantu  menjadikan tubuh dalam situasi alkaline. 20% dari persentasi tadi dapat diambil dari makanan yang dimasak termasuk  kecambah. Sari sayuran segar mengandung enzim2 aktif/hidup yang dapat diserap dengan mudah dan dapat mencapai titik  selular dalam waktu 15 menit untuk memberi makan dan mempercepat pertumbuhan sel2 sehat. Guna memperoleh enzim2  aktif untuk membangun sel sehat, minumlah sari sayuran segar (hampir semua jenis sayuran, termasuk kecambah) dan  makanlah sejumlah sayuran mentah 2-3 kali sehari. Enzim2 ini hancur pada temperature 40 derajat Celcius.
  • Hindari kopi, teh dan coklat, karena mengandung kafein yang tinggi. The hijau lebih baik sebagai alternatifnya, dan mempunyai unsur2 yang memerangi cancer. Air, yang paling baik yaitu air yang sudah di saring (filtered) guna menhindari  racun2 dan kandungan2 logam dalam air keran. Hindari air yang sudah melewati proses distilasi karena mengandung asam.
  • Protein dari daging sulit untuk di cerna dan membutuhkan enzim pencerna yang cukup banyak. Kandungan daging yang tidak  tercerna dan tertinggal  di saluran pencernaan akhirnya akan membusuk dan menambah timbunan racun.
  • Dinding sel2 kanker mempunyai selaput protein yang kuat. Dengan menghindari makanan mengandung daging, tubuh membutuhkan jauh lebih sedikit enzim untuk mencerna makanan, sehingga sebagian besar enzim dapat menyerang dinding  protein pada sel2 cancer dan selanjutnya memungkinkan bagi sel2 tubuh untuk menghancurkan sel2 cancer.
  • Beberapa suplemen menaikan system kekebalan tubuh (IP6, Floressence, Essiac, anti-oxidants, vitamins, mineral, EFAs dll) sehingga memungkinkan sel2 tubuh sehat untuk menghancurkan sel2 cancer. Suplemen lain seperti Vitamin E diketahui  menyebabkan apoptosis, atau sel mati terprogram, yaitu metode natural dari tubuh untuk membuang sel2 yang rusak, yang  tidak dikehendaki, atau tidak dibutuhkan.
  • Cancer adalah penyakit yang melibatkan pikiran, tubuh dan jiwa. Jiwa yang proaktif dan positif akan membantu penderita  cancer untuk sembuh. Kemarahan, tidak dapat memaafkan, dan kegetiran menjadikan tubuh dalam situasi yang tegang dan  berkadar asam tinggi. Belajar untuk berjiwa lembut dan pemaaf. Belajar untuk bersantai dan menikmati hidup.
  • Sel cancer tidak dapat berkembang dalam lingkungan yang tinggi oksigen. Berolahraga setiap hari dan menghirup nafas  dalam2 dapat membantu asupan oksigen dalam tahap selular. Terapi oksigen juga salah satu cara yang digunakan untuk  menghancurkan sel2 cancer.

Jangan menggunakan tempat plastic di microwave

  1. Jangan memasukan botol air ke freezer
  2. Jangan menggunakan ‘plastic wrap’ di microwave 
  3. Rumah Sakit John Hopkins baru-baru ini memasukkan berita ini di newsletters -nya. Informasi ini juga diedarkan di Walter  Reed Army Medical Center Dioxin adalah jenis bahan kimia yang menyebabkan cancer, terutama cancer payudara. Dioxin juga berkadar racun tinggi bagi  sel2 di tubuh kita. Jangan membekukan botol plastik dengan air di dalamnya karena ini melepaskan kandungan dioxin yang terdapat dalam  plastik. Baru2 ini Dr. Edward Fujimoto, Wellness Program Manager di Rumah Sakit Castle, hadir di satu program televisi untuk menjelaskan bahaya kesehatan ini. Beliau menjelaskan sebaiknya tidak memanaskan makanan di dalam microwave menggunakan tempat plastik. Terlebih untuk makanan yang mengandung lemak. Beliau juga mengatakan bahwa kombinasi lemak, panas tinggi dan plastic   melepaskan dioxin ke dalam makanan yang akhirnya akan masuk ke dalam sel2 tubuh. Beliau menghimbau untuk  memanaskan makanan di microwave dengan Corning Ware, Pyrex atau keramik. Produk kertas tidak begitu jelek namun kita  tidak tau apa yang ada di kertas tersebut. Lebih aman menggunakan produk2 di atas. Dia mengingatkan kita bahwa  beberapa waktu lalu restoran cepat saji beralih dari produk foam ke kertas. Hal ini juga disebabkan karena masalah dioxin. Beliau juga mengungkapkan tentang plastic wrap seperti Saran, juga  berbahaya untuk digunakan menutup makanan yang  akan di panaskan dalam microwave. Panas yang tinggi dapat menyebabkan zat2 beracun meleleh dan menetes ke dalam makanan. Tutuplah makanan dengan paper towel (tissue dapur) Kirimkanlah artikel ini ke semua orang penting di dalam hidup anda. Have a positive day!

Sumber : NN (dapet dr email)